Monday, March 2, 2015

Review Pasar Saham Hari Ini


IHSG kembali menoreh rekor baru di 5477.
Tahun ini sesuai prediksi paling sedikit 5500 dan paling banyak 6000.

Badan pusat statistik memberikan laporan bahwa inflasi terkontrol dengan sangat baik yaitu -0,36 % atau terjadi deflasi. berita ini pula lah yang turut mendorong naiknya IHSG dan beberapa sektor.

Dengan dipangkasnya BI Rate, perbankan mulai berusaha menurunkan suku bunga dan menaikkan bunga deposito, ini adalah angin segar bagi banyak perusahaan yang memiliki pinjaman bank.
Hal ini pulalah yang mendorong naiknya beberapa sektor seperti manufaktur, consumer dan saham komiditi.

1. LSIP
Saat ini LSIP sedang mencoba Resistance di 1920-1930, jika tembus maka akan menguat ke 1950.
Kita berharap LSIP menjadi saham andalan minggu ini dan mampu menembus resistance.
Harga komoditi CPO yang mulai bangkit 2015 ini cukup menjadi alasan yang kuat untuk saham ini bangkit dan menembus resistancenya.


2. EXCL
Masih bertahan di level support, jika memantul akan naik ke resistance terdekat.


3. ASRI
 Masih bertahan di level support dan mencoba memantul


Disclaimer :  Segala rekomendasi untuk beli atau jual  bukan sebuah perintah melainkan sebagai bahan pertimbangan dalam transaksi saham.
Segala keuntungan & kerugian akibat pembelian saham menjadi tanggung jawab pelaku pasar & merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar


Sunday, March 1, 2015

Apa itu GAP?


Apa itu GAP?
GAP adalah area (celah) kosong pada grafik harga saham.

Banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya sebuah gap,  contohnya:
1. Laporan keuangan dari suatu perusahaan memberikan hasil kinerja atau laba yang cukup tinggi sehingga pasar menilai harga saham tersebut lebih tinggi.Atau bs juga karena kinerja perusahaan buruk, maka pasar menilai harga saham sudah terlalu tinggi yang menyebabkan harga turun.
2. Kegiatan sebuah perusahaan, misalnya akuisisi , merger dll.
3. Keputusan pemerintah, misalnya pembebasan pajak , kontrak baru dll.
4. BI Rate
dan masih banyak lagi.



Sebagai swing trading kita bisa memamfaatkan GAP ini, karena beberapa hari kemudian GAP akan dicoba ditutup.

Sebagai contoh :
1. LSIP

 2. ASII


Ada beberapa jenis GAP antara lain :

1. Common Gap
Gap seperti ini seringkali terisi kembali dengan cepat. Dia bergerak kembali ke harga sebelum terjadinya gap.



2. Breakaway Gap
Breakaway gap adalah indikasi yang baik bahwa trend baru telah dimulai.



3. Runaway Gap (Measuring Gap)
Indikasi yang baik bahwa trend yang sedang berlangsung akan terus berlanjut seiring sinyal sentimen yang semakin membaik.



4. Exhaustion Gap
Jenis gap ini terbentuk di akhir sebuah trend dan merupakan sinyal negatif. Sebab dia menandakan bahwa trend akan mulai berganti arah.



Ukuran dari peralihan trend atau kualitas sinyal tergantung dari posisi reversal dibanding trend sebelumnya. Jika terjadi di dekat awal sebuah trend, maka ukuran dari reversal kemungkinan akan kurang signifikan.

Review saham untuk minggu ini 01/03/2015 - 08/03/2015


IHSG diprediksi akan melanjutkan rally. Beberapa hari di pekan lalu, IHSG berhasil mencetak rekor nilai tertinggi sepanjang masa di 5400-5450.
Prediski IHSG bahkan akan berusaha naik ke 6000 di masa pemerintahan baru ini.

IHSG RALLY 

Sektor agri pada pekan lalu berusaha bangkit dan pekan ini masih akan berlanjut.



1. LSIP (1900 - 2050)

LSIP  menjadi andalan di pekan ini. Bila berhasil menembus resistance 1900 maka akan naik ke 2000. untuk yang baru mau masuk sekarang sebaiknya menunggu diharga 1900an dengan range ke 2000 sehingga resiko sudah lebih terbatas. 



2. EXCL (4700-500-5200)

EXCL yang baru rebound di support nya akan berusaha bangkit menuju resistance terdekatnya.
Stotasctic menunjukkan daya beli sudah kembali naik. Namun MA10 mendekati EMA30 dan ada kemungkinan sedikit untuk turun. 


3. ASRI (Range 670-700)
ASRI yang ada di trendline naik, menyentuh MA10, dan jika kita lihat data sebelumnya, setelah menyentuh MA10, ASRI akan naik ke resistance trendlinenya.



Disclaimer :  Segala rekomendasi untuk beli atau jual  bukan sebuah perintah melainkan sebagai bahan pertimbangan dalam transaksi saham.
Segala keuntungan & kerugian akibat pembelian saham menjadi tanggung jawab pelaku pasar & merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar

Friday, February 27, 2015

MDLN 25/02/2015 - 27/02/2015 Gain 7%

MDLN

Pada tanggal 24 ada rekomendasi dari ManSek. (daily email) dari rekomendasinya saya telusuri :

Setelah dicek langsung chart sudah berada di dekat resistance.

Kemudian yang mengejutkan setelah dicek, BID (yang mau membeli) lebih besar dari OFFER(yang menjual)

Sehingga sesuai dengan hukum volume, bila barang sedikit namun pembeli banyak maka harga akan naik. 
Sebaliknya bila barang banyak namun sepi pembeli, harga akan turun.

Akhirnya saya ambil di harga 560 pada tanggal 25 Feb 2015

Pada hari ini 27 Feb karena sudah mencapai bahkan target proft saya 5%, saya jual di harga 600.
Saya peroleh keuntungan 7% 

Luar biasa, jika segala yang kita pelajari bisa kita praktekkan dan ternyata memang benar.

Selamat trading :)







Wednesday, February 18, 2015

Perubahan BI Rate dan Efeknya ke Saham

Pada tanggal 17 Feb 2015 kemarin BI mengumumkan perubahan pada BI Rate sebesar 0.25% dari 7.75% menjadi  7.5%.

Perubahan BI Rate ini menjadi angin segar bagi banyak unsur terkait :

1. Manufactur
Jarang sekali kita menjumpai bisnis yang tanpa hutang ke bank. Sebuah pabrik misalnya mendapatkan pinjaman modal dari bank dengan bunga sekian persen perbulan untuk ekspansi perusahaan atau pembangunan pabrik baru.
Dengan turunnya BI Rate maka bunga pinjaman juga akan turun.

2. Banking
Bank yang ikut menurunkan suku bunga pinjaman mereka akan memperlancar kredit mereka.
Suku bunga pinjaman turun, kpr turun, dan kredit lancar.

3. Properti
Banyak bank yang memberikan kpr sesuai dengan floating point BI Rate. Nah jika BI rate turun, maka bunga KPR turun. Makin banyak yang tertarik untuk membeli rumah dengan KPR karena bunga cukup menarik dan mampu dibayar pembeli.

Saran :
BI Rate adalah salah satu faktor yang menentukan momentum beli dan jual pada saham.

Monday, February 9, 2015

Review 09/10/2015

IHSG

IHSG selama dua hari menembus rekor diatas 5250, yaitu 5350. Luar biasa memang rally IHSG.
Namun disaat semua orang optimis maka saya harus berhati-hati. Memang ada kemungkinan IHSG akan melanjutkan rally nya di zona hijau namun resiko koreksi sudah semakin besar.

beberapa saham yang patut diperhatikan seperti saham di sektor AGRI sudah terkoreski begitu juga sektor INFRA.
Sektor yang menguat hari ini FINANCE BANKING dan PROPERTI.

Dari chart ada kemungkinan rebound untuk beberapa saham INFRA seperti WSKT, ADHI dan PTPP namun tidak besok.

 Disclaimer :  Segala rekomendasi untuk beli atau jual  bukan sebuah perintah melainkan sebagai bahan pertimbangan dalam transaksi saham.
Segala keuntungan & kerugian akibat pembelian saham menjadi tanggung jawab pelaku pasar & merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar

Saturday, February 7, 2015

Fundamental Vs Teknikal

Dalam trading saham diperlukan analisa fundamental dan teknikal,

saya akan memberi salah satu contoh

1. Fundamental
Harga CPO beberapa hari  ini naik terus, rebound setelah sejak kemarin turun.
Hal ini mengakibakan saham plantation (CPO) juga ikut rebound.
Bagi trader yang senantiasa mengikuti berita maka dia akan memamfaatkan ini sebagai momentum untuk trading.

Seorang trading teknikal yang tidak memiliki waktu mengetahui berita melihat adanya peningkatan volume dan rebound setelah mencoba menyentuh garis support dan akan ikut dalam trading

LSIP akan melanjutkan penguatan menuju 2030-2050.



2. Teknikal
Jujur saya hampir tidak sempat membaca semua berita dan hanya memamfaatkan 80% teknikal dan 20% fundamental

Analisa saya kemarin pada LQ45 CPIN jga naik pada tanggal 6 semalam sebesar dan akan mencaba menyentuh garis resistance di 4000.




Disclaimer :  Segala rekomendasi untuk beli atau jual  bukan sebuah perintah melainkan sebagai bahan pertimbangan dalam transaksi saham.
Segala keuntungan & kerugian akibat pembelian saham menjadi tanggung jawab pelaku pasar & merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar